Sumbawa, 21 Agustus 2026 — Menjadi generasi yang hebat bukan hanya tentang seberapa banyak ilmu yang dimiliki, tetapi juga tentang bagaimana seseorang belajar menjaga nikmat kesehatan yang Allah ﷻ titipkan.
Semangat tersebut terasa di SMP Putri Khodijah Sumbawa pada Jum’at, 21 Agustus 2026. Para santriwati mengikuti kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bersama tim UPT Puskesmas Berare, Kecamatan Moyo Hilir, sebagai bagian dari program pelayanan kesehatan bagi peserta didik di lingkungan sekolah.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap kesehatan santriwati sekaligus sarana edukasi untuk menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga kesehatan merupakan bagian penting dalam menunjang proses belajar, beribadah, dan menjalani berbagai aktivitas sehari-hari.
Pemeriksaan Kesehatan Secara Bertahap
Dalam pelaksanaannya, tim UPT Puskesmas Berare dibagi menjadi dua tim, masing-masing terdiri dari sekitar tiga hingga empat tenaga kesehatan dengan fokus pemeriksaan yang berbeda.
Salah satu tim melakukan pemeriksaan gula darah bagi santriwati kelas VII, disertai dengan pemeriksaan kondisi mulut dan rongga mulut. Sementara tim lainnya melakukan pengukuran tinggi badan, berat badan, serta pemeriksaan tekanan darah.

Pembagian pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan CKG yang dilakukan secara bertahap sesuai jenjang kelas dan tahapan program. Ketika ditanyakan mengenai perbedaan pemeriksaan antara kelas VII dan VIII, salah seorang petugas menjelaskan bahwa program tersebut dilakukan secara berkala dan bergiliran.
“Ini sebenarnya bertahap, Bu. Programnya satu kali setahun dan setiap tahun dilakukan secara rolling,” jelas salah seorang petugas.
Karena pelaksanaan pemeriksaan dilakukan secara bertahap, jenis pemeriksaan yang diterima peserta didik dapat berbeda sesuai dengan tahapan program dan jenjang kelas masing-masing.
Ke depan, pemeriksaan kesehatan bagi para santriwati akan terus dilanjutkan sesuai dengan tahapan program yang telah ditentukan.
Menumbuhkan Kesadaran Hidup Sehat Sejak Dini
Selain melakukan pemeriksaan, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi para santriwati untuk mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak usia remaja.
Tim Puskesmas turut memberikan perhatian terhadap kesehatan remaja putri, termasuk pentingnya memenuhi kebutuhan zat besi dan menjaga kadar hemoglobin sebagai bagian dari upaya pencegahan anemia.
Sebagai bagian dari edukasi dan tindak lanjut kesehatan, tablet tambah darah juga diberikan sesuai kebutuhan dan anjuran tenaga kesehatan.
Hal tersebut menjadi pengingat bagi para santriwati bahwa menjaga kesehatan bukan hanya dilakukan ketika tubuh sedang mengalami keluhan, tetapi juga melalui kebiasaan hidup sehat, asupan gizi yang baik, aktivitas fisik, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Dari pemeriksaan yang dilakukan, petugas juga mengingatkan pentingnya menyeimbangkan aktivitas belajar dengan aktivitas fisik dan olahraga.

“Tetap harus diimbangi dengan olahraga,” menjadi salah satu pesan sederhana yang disampaikan kepada para santriwati.
Pesan tersebut begitu relevan dengan keseharian santriwati di pondok yang memiliki berbagai aktivitas, mulai dari pembelajaran, kegiatan keagamaan, hafalan, hingga aktivitas lainnya.
Bukan Hanya Santriwati, Guru Pun Turut Memeriksakan Kesehatan
Menariknya, perhatian terhadap kesehatan pada hari itu tidak hanya dirasakan oleh para santriwati.
Para guru dan civitas sekolah juga turut memanfaatkan kesempatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, salah satunya melalui pemeriksaan tekanan darah.
Suasana pemeriksaan berlangsung dengan tertib dan penuh antusias. Bagi keluarga besar Khadijah, kegiatan tersebut menjadi pengingat sederhana bahwa menjaga kesehatan merupakan kebutuhan setiap orang.
Mengenali kondisi tubuh secara berkala juga merupakan salah satu bentuk ikhtiar dalam menjaga amanah kesehatan yang telah Allah ﷻ berikan.
Sinergi Khadijah dan Puskesmas untuk Kesehatan Santri
Kegiatan CKG ini menjadi salah satu bentuk sinergi positif antara dunia pendidikan dan pelayanan kesehatan masyarakat.
Kehadiran UPT Puskesmas Berare di Khadijah juga bukanlah hal yang baru. Sebelumnya, tim Puskesmas telah hadir dalam berbagai kegiatan kesehatan lainnya, salah satunya melalui program vaksinasi gratis.
Pada kesempatan kali ini, tim kembali hadir dengan fokus pemeriksaan kesehatan yang berbeda. Hal ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendukung kesehatan peserta didik di lingkungan sekolah.
Selain di SMP Putri Khodijah Sumbawa, tim UPT Puskesmas Berare juga melaksanakan program tersebut di sejumlah sekolah lainnya.
Bagi Khadijah, sinergi semacam ini memiliki makna yang lebih luas. Pendidikan santri tidak hanya berkaitan dengan ilmu pengetahuan, prestasi, dan pembentukan karakter, tetapi juga bagaimana mereka belajar mengenali, menjaga, dan mensyukuri kesehatan yang Allah ﷻ anugerahkan.
Kesehatan adalah Nikmat yang Patut Disyukuri
Rasulullah ﷺ mengajarkan kepada kita untuk senantiasa mensyukuri nikmat sehat sebagaimana yang disabdakan:
نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ: الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ
“Ada dua nikmat yang banyak manusia tertipu (lalai) di dalamnya, yaitu: kesehatan dan waktu luang.” (HR. Bukhari).
Hadis tersebut menjadi pengingat bahwa kesehatan merupakan salah satu nikmat besar yang patut kita syukuri. Maka, menjaga kesehatan sekaligus berikhtiar untuk mengetahuinya sejak dini merupakan bagian dari bentuk syukur atas nikmat yang Allah ﷻ titipkan.
Dengan tubuh yang sehat, seorang santri dapat lebih optimal dalam menuntut ilmu, beribadah, berkarya, dan memberikan manfaat bagi orang lain.
Dari sebuah kegiatan pemeriksaan kesehatan yang sederhana, tersimpan sebuah pembelajaran yang begitu berarti: bahwa generasi yang hebat tidak hanya dipersiapkan dengan ilmu dan prestasi, tetapi juga dengan kesehatan, kesadaran, dan karakter yang baik.
Semoga kegiatan Cek Kesehatan Gratis ini memberikan manfaat bagi seluruh santriwati dan menjadi langkah dalam menumbuhkan kesadaran hidup sehat di lingkungan Khodijah.
Semoga para santriwati terus tumbuh menjadi generasi yang sehat, berilmu, berakhlak, tangguh, dan berprestasi, serta mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan umat.
Karena di Khadijah, setiap proses adalah bagian dari pendidikan termasuk belajar menjaga kesehatan sebagai bekal untuk tumbuh, belajar, dan berkarya.
Penulis:
Ustadzah Andarsy Khusnul, S. Sos.
Dokumentasi & Publikasi:
Humas SMP Putri Khodijah Sumbawa (Ustadzah Ben)
YouTube: [https://www.youtube.com/@Khadijah_IBS_Sumbawa]






